Cedera Saat Berlibur, Ini Kondisi Terkini Pelatih Timnas Inggris

Para pemain dan staf timnas Inggris memperoleh waktu jeda satu hari setelah menang dalam laga awal mereka melawan timnas Tunisia, pada hari Senin (18/6) kemarin. Besoknya, pada hari Selasa (19/6) semua pemain dan staf timnas ini pun bebas melakukan apa saja.

Para pemain kemudian pergi ke St Petersburg, kota besar yang masih berada satu wilayah dengan markas mereka di Repino. Mereka berjumpa dengan keluarga masing-masing yang tinggal sementara di beberapa hotel di sana.

Pelatih timnas Inggris, yakni Gareth Southgate lebih menghabiskan waktu dengan cara yang beda. Dia menikmati waktu joging di perbukitan. Naasnya, bukannya sehat, Southgate malah mengalami cedera di bahunya.

Tidak ada yang tahu penyebab dari cedera pelatih tersebut. Akan tetapi, pelatih berumur 47 tahun tersebut diyakini jatuh karena jalan yang licin dan bahunya terkena di batu atau pohon di sekitarnya. Beruntungnya, dia langsung mendapat perawatan yang optimal di rumah sakit dengan pengawasan dari tim medis timnas, Rob Chakraverty.

“Dokter secara pasti meminta saya tidak memainkan tangan ke atas saat merayakan kemenangan kami. Kami memiliki tim pendukung yang terbaik dan mereka ada di tempat saat kami membutuhkan. Mereka sejatinya dapat menikmati liburan sama seperti kami, namun kami malah menjadikan mereka kembali bekerja,” ucap Southgate.

Southgate juga melaksanakan rapat di hari Rabu (20/6) dengan keadaan tangan kanannya yang masih di gips. Para pemain juga tak menyangka hal tersebut akan terjadi di saat mereka tengah berlibur. Namun, sambil tersenyum dia mengatakan jika lebih baik dia yang mengalaminya daripada para pemainnya yang masih akan meneruskan langkah di Piala Dunia 2018.

Walau begitu, terdapat satu hal yang cukup dia sesali. Karena peristiwa itu menjadikannya tak berhasil mencatat rekor baru dalam lari jarak 10 km. “Saya hanya sedikit kecewa karena saat itu saya sedang berupaya mencatatkan rekor baru dengan berlari 10 km,” ucap Gareth Southgate.